Nasib Negeri ini

Desember 17, 2010 at 8:50 am Tinggalkan komentar

Fiksi Mini 100 kata Nur Muhammadian

 

Tubuh itu tergeletak tak bernyawa, hancur berdarah.

“Dikeroyok massa…”

“Padahal cuma kabur membawa lima nasi bungkus yang tidak dibayarnya”

“Aku mengenalnya rajin sholat di masjid, rajin juga membersihkan masjid”

Tiba-tiba menyeruak kerumunan seorang perempuan bersama tiga orang anak, menubruk dan menangisi jenasah itu. Mereka sangat kurus dan tampak sakit.

Di ruang dalam seorang petugas memasukkan uang segebog ke dalam laci setelah menandatangai Surat Penetapan Penghentian Penyidikan.

Entry filed under: Tak Berkategori. Tags: .

Maaf Bang…. Janji Setia

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Paling Hangat

Kategori

Paling banyak dikunjungi

  • Tidak ada

Kelinci Hias

jilbab anak

IBSN BLOGROLL




JADWAL SHOLAT


Super Inspirasi


Bersama kita saat ini



Ngobrol di YM :


nmdian@yahoo.com

Yang Pernah berkunjung

  • 25,530 tamu

Tulisanku


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.